Belajar Beternak Lebah Kelulut

13 March 2016

Komentar

0
 March 13, 2016
 0

Oleh: Riski Aditia

lebah kelulutAlhamdulillah pada hari selasa tanggal 1 Maret 2016 saya berkesempatan untuk bersilaturahim kerumah Prof Zuhaimy Ismail di Johor Baru, kedatangan saya kerumah beliau adalah mewakili KBDM untuk belajar mengenai bagaimana proses pertenakan Lebah Kelulut yang menurut beliau sangatlah mudah.

Lebah kelulut adalah lebah tidak bersengat yang menghasilkan madu sama seperti lebah biasa pada umumnya dan boleh diternak.

Tiga spesies utama lebah kelulut yang biasa diternak adalah :

1. Geniotrigona Thoracica

2. Heterotrigona Itama

3. Tetragonula Laeviceps

Tiga produk utama dari ternak lebah kelulut :

1. Madu

Kelulut menyimpan madu di dalam tempayan kecil yang dilapisi propolis, berbeda dengan madu biasa madu kelulut berasa lebih masam dan berwarna cerah. Khasiatnya 2-3 kali lebih bagus dibandingkan dengan madu lebah biasa.

2. Roti Lebah

Campuran dari Debunga, madu dan propolis. Dapat dihasilkan apabila Ratu lebah mulai menelurkan lebah-lebah baru.

3. Propolis

Kaya akan antioksidan, antibakteria dan antiradang yang biasanya dijadikan bahan aktif dalam pembuatan kosmetik, krim dan tablet.

lebah kelulutDalam berternak lebah kelulut sangatlah mudah, yaitu cukup menaruh sarang di pekarangan rumah yang memiliki pohon-pohon buah atau di kebun. Lebah kelulut dapat pergi untuk mencari makan radius 2-3 km, pagi hari mereka mencari makan sore hari mereka pulang kembali ke sarang. Namun yang harus diperhatikan adalah lokasi untuk pertenakan kelulut harus yang tidak terlalu banyak angin besar.

Habitat asal kelulut ialah di permukaan batang pohon-pohon di kawasan hutan. Penternak perlu memotong pohon yang menjadi habitat asal untuk dibawa pulang untuk diternak. Kemudian, kotak lebah dibuat di bagian atas potongan pohon itu untuk memudahkan proses pengambilan madu.

Menurut Prof Zuhaimy Ismail, kelulut yang diternak di pekarangan rumahnya diambil dari pelbagai jenis pohon di kawasan hutan negeri Malaysia.

“Rasa setiap madu kelulut berbeda mengikut spesies. Kebanyakan madu kelulut rasanya manis malah ada juga mempunyai rasa masam. Dianggarkan sebanyak 18.5 peratus air terkandung dalam madu kelulut yang menyebabkan teksturnya lebih cair berbanding madu lebah.

Sebuah sarang merupakan sebuah koloni yang di pimpin oleh seorang Ratu yang dapat mencapai usia 5-7 tahun sedangkan usia lebah biasanya hanya mencapai 90 hari. Ratu Lebah hanya cukup kawin satu kali dan bisa bertelur seterusnya sampai dia mencapai usia maksimal dan mati. Pejantan yang berhak kawin dengan Ratu Lebah adalah pejantan yang sangat kuat yang dipilih oleh sang Ratu, setelah kawin pejantan tersebut akan mati.

lebah kelulutRatu lebah menelurkan ratusan telur dan apabila di dalam telur-telur terdapat cikal bakal Ratu-ratu baru maka ia akan membunuhnya karena hanya ada 1 Ratu yang berkuasa dalam 1 Sarang / Koloni. Setelah Ratu Lebah memasuki usia 5 tahun atau sudah menurun produksi telurnya maka lebah-lebah pekerja akan membunuh Ratu tersebut setelah mempersiapkan Ratu baru dari telur yang dihasilkan oleh Ratu lama.

Predator paling utama mereka adalah semut, karena semut dapat membunuh sang Ratu beserta sarangnya. Untuk menghindari sarang lebah dari semut cukup menyemprotkan cairan anti serangga di sekitar sarang asalkan tidak terkena Muncung sarangnya.

Biasanya satu sarang lebah dapat menghasilkan ± 250 gr Madu segar setiap bulannya, namun apabila musim penghujan tiba produksi madunya akan menurun, karena lebah kelulut takut dengan air yang artinya mereka tidak akan mencari makan makan apabila sedang hujan.

Di Indonesia sendiri memang masih terdengar asing untuk berternak lebah kelulut ini, namun menurut Prof Zuhaimy lebah kelulut ini pasti ada di Hutan-hutan Indonesia namun belum banyak orang tahu tentang keberadaan lebah kelulut tersebut. Mudah-mudahan sepulangnya saya dari Malaysia saya bisa menemukan lebah kelulut ini terutama di hutan pulau Bintan untuk dapat di ternakkan dan bisa diperkenalkan di masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *